Jakarta, 27 November 2Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya secara penuh terhadap pengembangan program Artificial Intelligence (AI) Academy025 — Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya secara penuh terhadap pengembangan program Artificial Intelligence (AI) Academy yang digagas oleh Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM). Hal ini disampaikan Wapres saat menerima audiensi jajaran Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IMM di Istana Wakil Presiden, Jakarta, Kamis (27/11/2025).
Dorongan Kolaborasi Lintas Sektor
Dalam pertemuan tersebut, Wapres Gibran tidak hanya memberikan apresiasi, tetapi juga mendorong agar program AI Academy dapat diperluas melalui kolaborasi strategis dengan pihak swasta. Menurut Sekretaris Jenderal IMM, Muhammad Zaki Mubarak, Wapres menekankan pentingnya sinergi lintas sektor agar manfaat dari pelatihan teknologi ini dapat dirasakan secara masif oleh mahasiswa di seluruh Indonesia, tidak terbatas hanya pada kader Muhammadiyah saja.
Membangun Nalar Kritis Generasi Muda
Selain dukungan teknis, Wapres Gibran juga menitipkan pesan penting mengenai karakter generasi muda di era digital. Beliau menekankan perlunya mahasiswa memiliki kemampuan berpikir kritis (critical thinking) dan literasi digital yang kuat agar tidak mudah terprovokasi oleh arus informasi yang belum jelas kebenarannya.
"Beliau menekankan pentingnya nalar kritis bagi para mahasiswa, juga sekarang dengan banyaknya informasi, beliau meminta agar generasi muda tidak terprovokasi dengan berita-berita yang tidak jelas," ujar Ketua Umum IMM, Riyan Betra Delza, menirukan pesan Wapres usai pertemuan.
Target 2.000 Peserta dan Peluncuran Nasional
Program AI Academy yang saat ini telah meluluskan 500 peserta pada semester pertama, ditargetkan akan menjangkau 2.000 peserta pada semester kedua. Pihak IMM juga secara khusus mengundang Wapres Gibran untuk meresmikan peluncuran besar (grand launching) AI Academy yang dijadwalkan berlangsung pada awal tahun 2026 di Universitas Muhammadiyah Indonesia, Bekasi.
Wapres menyambut baik undangan tersebut dan menunjukkan antusiasmenya terhadap inisiatif anak muda yang berani keluar dari zona nyaman untuk menguasai teknologi masa depan. Dukungan ini sejalan dengan visi pemerintahan Prabowo-Gibran untuk mempercepat transformasi digital nasional melalui penyiapan talenta digital yang kompeten dan berdaya saing global.






