Relawan Gibranku menggelar distribusi bantuan tahap pertama pada hari ketiga program solidaritas peduli bencana Sumatera dengan mengirimkan sebanyak 140 dus bantuan kemanusiaan. Aksi kemanusiaan ini merupakan respons cepat terhadap bencana alam yang melanda wilayah Sumatera, termasuk banjir bandang dan longsor yang terjadi di beberapa provinsi.
Gerakan Solidaritas Relawan Program bantuan yang diinisiasi oleh Relawan Gibranku ini melibatkan berbagai kelompok relawan pendukung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, termasuk Milenial Indonesia Maju (MIM), Satria NKRI, Pro-Gib, As-Lux For Gibran, Gibran BerKopyah (GBK), dan sejumlah organisasi relawan lainnya dari berbagai daerah. Para relawan telah melakukan konsolidasi dan menggalang donasi untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. ** Bentuk Bantuan yang Disalurkan** Bantuan solidaritas yang didistribusikan berupa kebutuhan pokok makanan, pakaian, dan perlengkapan mandi yang dikemas dalam 140 dus untuk tahap pertama. Distribusi ini dilakukan secara langsung ke lokasi bencana untuk memastikan bantuan sampai kepada korban yang membutuhkan dengan cepat dan tepat sasaran.
**Apresiasi Wapres Gibran **Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka memberikan apresiasi tinggi terhadap gerakan solidaritas warga dan relawan yang bahu-membahu menggalang bantuan bagi warga terdampak bencana. "Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat yang telah bahu-membahu menggalang bantuan bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor di Sumatra," ujar Wapres Gibran dalam pernyataan resminya.
**Kegiatan Doa Bersama dan Konsolidasi **Selain distribusi bantuan langsung, para relawan juga menggelar doa bersama untuk korban bencana alam di Sumatera dan Aceh. Dalam berbagai kesempatan konsolidasi yang digelar di Jawa Barat, relawan juga menyalurkan santunan kepada mahasiswa asal wilayah terdampak yang keluarganya menjadi korban bencana. Kegiatan ini tidak hanya memperkuat solidaritas antarrelawan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong-royong yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.






